Indonesia Belum Habis

Banyaknya kasus korupsi yang terungkap akhir-akhir ini membuat anggapan masyarakat kepada pemerintah semakin buruk. Kasus korupsi yang menyeret hakim agung, Akil Mochtar melengkapi lembaga-lembaga tinggi negara yang terjerat kasus korupsi. Terkaitnya lembaga hukum tertinggi negara ini membuat masyarakat merasa telah dibohongi. Selain kasus KKN dan pembajakan , Indonesia juga dikenal dengan negeri seribu satu bencana. Pengangguran dan kemiskinan selalu  bertambah dari tahun ke tahun. Ada lima agama yang ada di Indonesia, tapi kasus pelanggaran moral selalu jadi berita utama disetiap media massa.
Sebenarnya masih banyak “kebobrokan “ dan “musibah “ yang menimpa bangsa Indonesia. Tetapi, sebagai anak bangsa kita jangan hanya bisa menyalahkan keadaan, tidak sekedar pasrah, tidak sekedar pesimis. Tapi, kita harus percaya bahwa harapan itu selalu ada. Kita harus percaya bahwa bangsa Indonesia ini belum habis. Masih banyak orang-orang baik di negeri ini yang menyerahkan jiwa raganya hanya untuk Indonesia. Masih banyak orang-orang yang mau bergerak demi kemajuan bangsa. Masih banyak solusi yang akan ditawarkan untuk masalah-masalah yang ada. Serta yang paling penting masih banyak pemuda-pemuda yang  akan berkontribusi dalam terciptanya negara yang kita impikan. Sebegitu percaya Soekarno “Beri aku sepuluh pemuda dan akan aku gunjang dunia”.
Mereka bukan darah yang apabila dipendam akan menjadi penyakit. Mereka bagaikan darah yang mengalir yang akan menyehatkan tubuh. Penduduk Indonesia itu banyak hampir 270 juta jiwa. Mereka bukan kerumunan yang tak berguna. Diantara  jutaan manusia yang banyak tersebut masih ada orang-orang yang mau berbuat banyak untuk bangsa Indonesia. Indonesia sekarang sedang bangkit, jadikan kemerosotan bangsa di masa lalu dan hari  ini sebagai cermin dibelakang untuk memantapkan langkah kaki menuju masa depan yang gemilang. Berusaha lah membuat bangsa ini maju karena DIAM itu PENYAKIT!
Harapan itu ada ditangan anak bangsa. Kitalah yang seharusnya membuat bangsa ini maju bersaing dengan negara lain. Banyak sekali prestasi yang telah pemuda-pemudi Indonesia torehkan hanya saja belum terekspos media massa. Pemuda merupakan penerus generasi terdahulu untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Kemarin baru saja kita lihat prestasi Timnas Indonesia U-19 yang berhasil menjuarai AFC championship serta berhasil lolos kualifikasi piala Asia. Prestasi ini bagaikan angin segar bagi persepakbolaan Indonesia dan membuka harapan masyarakat.
Pemuda merupakan agen of change yang diharapkan mampu membawa perubahan lebih baik bagi Indonesia. Dengan memanfaatkan daya fikir yang tajam serta kritis mahasiswa dapat dipercaya sebagai agent of change. Mahasiswa merupakan intelektual muda yang dalam sejarah mampu membawa bangsa ini dari zaman orde baru ke era reformasi. Dengan rasa peduli dan sikap sosialnya, mahasiswa dapat menjaga stabilitas sosial. Mahasiswa nantinya akan terjun langsung kemasyarakat dan berfungsi sebagai pengawas kehidupan masyarakat. Peran mahasiswa sebagai kontrol sosial bukan main-main. Secara naluri mahasiswa memiliki cara pandang objektif, idealis, dan realistis.  Hal ini dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan konflik sosial yang terjadi pada masyarakat.
Dengan kemampuan tersebut tentu masih ada harapan untuk merubah bangsa ini. Harapan-harapan inilah yang seharusnya bisa direalisasikan guna menjadikan Indonesia menjadi bangsa yang maju. Bangsa yang dapat bersaing dengan negara lain. Bangsa yang mampu menghadapi keadaan yang zaman yang berubah berubah setiap tahunnya. Bukan bangsa yang terpuruk dengan sejuta permasalahan. Bukan bangsa para koruptor yang seenaknya memeras uang rakyat. Sudah saatnya mahasiswa memikirkan nasib bangsa ini. Sudah saatnya mahasiswa berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Jangan hanya menjadi mahasiswa 3K(kampus ,kantin dan kos). Karena kemajuan bangsa kita tergantung dengan apa yang kita lakukan saat ini.
Sebagai warga negara yang baik kita seharusnya punya rasa optimisme kepada  bangsa ini.  Bukan malah ikut serta menyalahkan saja. Optimisme dalam artian bahwa masih ada sebagian orang yang peduli terhadap nasib bangsa ini. Kita percaya bahwa bangsa ini bukan hanya dipenuhi orang-orang yang merusak tapi juga dipenuhi orang-orang jujur dan punya jiwa sosial yang tinggi bahkan mungkin jumlahnya lebih banyak. Mulailah percaya bahwa bangsa ini tidak akan selamanya terpuruk. Masih ada harapan untuk membuat bangsa ini lebih baik. Ditangan para pemuda (mahasiswa) masa depan bangsa ini akan dibawa ke arah yang lebih baik.Marilah mencontoh semangat pemuda dari seluruh negeri kurang lebih 100 tahun yang lalu yang berhasil menyatukan pemuda-pemudi Indonesia dalam “Sumpah pemuda”. Marilah tiru keberanian golongan muda yang mendesak Soekarno untuk melaksanakan Proklamasi secepatnya atau mari kita tiru semangat reformasi para pemuda pada tahun 1998 lalu yang berhari-hari meneriakkan perubahan.
Indonesia belum habis. Akan ada masa dimana kita akan menikmati masa-masa indah setelah kita melaksanakan hal berat pada hari ini. Keyakinan yang besar akan membawa semangat angin perubahan yang melunakkan jalan menuju kegemilagan bangsa ini. Memang awalnya akan terasa berat. Tapi jika dilakukan dengan bersama dan saling mendukung tak ada yang tak mungkin. Bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang menghormmati jasa-jasa para pahlawannya. Akan tetapi bangsa yang besar juga bangsa yang memanfaatkan para pemudanya sebagai roda penggerak. Akan tiba masa di Indonesia akan kita lihat kemakmuran di segala bidang. Tiada lagi koruptor . Tiada lagi masalah moral dan permasalahan sosial. Rakyat akan hidup dengan aman dan nyaman. Semua hal yang di inginkan terpenuhi dengan mudah. Para nelayan jadi makmur, para petani sejahtera, para guru hidup berkecukupan. Mulai lah bergerak hari ini memajukan bangsa. Jika hari ini kita tak melakukan apapun jangan harap kita akan menikmati  keindahan dimasa depan. Jika sampai akhir nafas kita belum juga tercapai mimpi itu. Lakukanlah demi anak cucu kita nanti. Karena sesungguhnya masa depan yang  indah itu merupakan titipan anak cucu kita. Apakah  kita tidak mau menitipkan hal hal yang baik bagi anak cucu kita ?

No comments for "Indonesia Belum Habis"