STOP MEROKOK DAN VAPING SAAT WABAH CORONA MELANDA
Tulisan ini di copas dari twit dr. Jaka pradipta
Stop merokok dan vaping sekarang juga !! Karena akan memperberat gejala pada COVID-19 dan meningkatkan risiko kematian
Data pasien covid-19 di cina : 16,9 persen yang memiliki gejala berat dan 25,5 persen pasien yang masuk ICU serta meninggal dunia adalah perokok
Perokok memiliki risiko 1,4 kali lipat memiliki gejala yang berat dan 2,4 lipat masuk ICU serta meninggal dunia dibandingkan yang tidak merokok
Mengapa ini terjadi ? Karena asap rokok dan vape merusak cilia yang ada di saluran pernapasan. Cilia adalah bulu halus yang berfungsi menangkap dan membawa mikroorganisme dan debu sebagai perlindungan awal di saluran pernapasan.
Silia akan bergerak membawa kuman dan kotoran di saluran pernapasan dalam bentuk sekret (dahak) kearah atas untuk dibatukkan atau ditelan ke lambung
Cilia bekerja maksimal di malam hari. Hal ini dibuktikan saat pagi hari akan lebih banyak dahak yang kita keluarkan dan lebih kental. Terutama pada orang2 yang merokok
Merokok dan vaping akan mengiritasi saluran napas dan merusak cilia. Dindingnya Akan meradang , dahak menjadi sulit dikeluarkan, perlindungan tubuh pun akan menjadi berkurang.
Ketika perlindungan tubuh menurun, virus dan bakteri akan mudah masuk ke saluran napas, menempel kedalam sel, dan menyebar di dalam tubuh. Sehingga bukan hanya batuk pilek saja tapi gejala sesak napas dan demam akan terjadi.
Karena itu, jadikanlah momentum COVID-19 ini menjadi waktu yang tepat untuk kamu, pasangan kamu, keluarga kamu dan temanmu untuk berhenti merokok dan vaping. Lakukanlah sekarang, jangan ditunda. Pasti bisa !
Sumber : https://mobile.twitter.com/jcowacko/status/1243464451480674305
Stop merokok dan vaping sekarang juga !! Karena akan memperberat gejala pada COVID-19 dan meningkatkan risiko kematian
Data pasien covid-19 di cina : 16,9 persen yang memiliki gejala berat dan 25,5 persen pasien yang masuk ICU serta meninggal dunia adalah perokok
Perokok memiliki risiko 1,4 kali lipat memiliki gejala yang berat dan 2,4 lipat masuk ICU serta meninggal dunia dibandingkan yang tidak merokok
Mengapa ini terjadi ? Karena asap rokok dan vape merusak cilia yang ada di saluran pernapasan. Cilia adalah bulu halus yang berfungsi menangkap dan membawa mikroorganisme dan debu sebagai perlindungan awal di saluran pernapasan.
Silia akan bergerak membawa kuman dan kotoran di saluran pernapasan dalam bentuk sekret (dahak) kearah atas untuk dibatukkan atau ditelan ke lambung
Cilia bekerja maksimal di malam hari. Hal ini dibuktikan saat pagi hari akan lebih banyak dahak yang kita keluarkan dan lebih kental. Terutama pada orang2 yang merokok
Merokok dan vaping akan mengiritasi saluran napas dan merusak cilia. Dindingnya Akan meradang , dahak menjadi sulit dikeluarkan, perlindungan tubuh pun akan menjadi berkurang.
Ketika perlindungan tubuh menurun, virus dan bakteri akan mudah masuk ke saluran napas, menempel kedalam sel, dan menyebar di dalam tubuh. Sehingga bukan hanya batuk pilek saja tapi gejala sesak napas dan demam akan terjadi.
Karena itu, jadikanlah momentum COVID-19 ini menjadi waktu yang tepat untuk kamu, pasangan kamu, keluarga kamu dan temanmu untuk berhenti merokok dan vaping. Lakukanlah sekarang, jangan ditunda. Pasti bisa !
Sumber : https://mobile.twitter.com/jcowacko/status/1243464451480674305






No comments for "STOP MEROKOK DAN VAPING SAAT WABAH CORONA MELANDA"
Post a Comment