Pantas ndak tu..dapat bantuan ?????




Mahluk bernama manusia. Diciptakan sempurna oleh yang maha kuasa. Diatas puncak rantai makanan. Di beri akal dan logika. Tapi tak pernah doi pakai.

Manusia sungguh aneh....

Kemarin sempat viral ibu ibu yang tidak terima kalau tidak mendapat bantuan covid dari pemerintah. Sudah dijelaskan masih aja.

Hal itu berbuntut panjang. Memicu masyarakat lain untuk bereaksi. Macam macam. Yang paling banyak ya menyalahkan perangkat desa soalnya paling mudah. Tapi tahu kah bapak ibu sekalian jika pemdes hanya bagian menyalurkan??data yang mereka dapat itulah yang mereka salurkan. Apakah boleh memyimpang dari tadak itu ? Tidak boleh. Jika menyimpang diangggap korupsi. Solusinya? Yang tidak kebagian ditutup dengan anggaran desa. Data masyarakat penerima bantuan didapat dari mana ?dari pusat. Yang sejak dulu memang sudah direkomendasikan untuk di update atau di betulkan. Tapi ya gitu ........ Pemdes tak bisa berbuat banyak.

Protes tak hanya di sosmed tapi juga dunia nyata.
Seolah olah udah paling benar.

Coba renungkan. Pantaskah diri kita itu memang dapat bantuan ?? SEDANGKAN KITA MASIH MAMPU BELI KUOTA INTERNET BERGIGA GIGA SEBULAN. TERIAK TERIAK TAK DAPAT BANTUAN DISOSMED. TAPI PUNYA UANG BELI KUOTA.

Saran hanya sekedar saran untuk bantuan selanjutnya
1. Lakukan sosialisasi secara spartan mengenai rumah tangga yang berhak memdapat bantuan. Buat baliho besar pasang disetiap sudut RT. Sosialiasi di sosmed secara terstruktur. Sosialisasi tatap muka dengan pemuka masyarakat, agama, dari tingkat RT

2. Pasang stiker permanen di rumah untuk penerima bantuan.

3. Libatkan lebih banyak aparat keamanan jika diperlukan dalam penyaluran.

Sekian dan terimakasih

No comments for "Pantas ndak tu..dapat bantuan ?????"